Pentingnya Menyusun Laporan Keuangan dan Cara Menerapkannya

Menyusun Laporan Keuangan
pixabay.com
banner 120x600

Menyusun laporan keuangan merupakan sebuah langkah yang sangat penting untuk Anda lakukan supaya bisnis atau usaha tidak berantakan. Akan tetapi, tidak sedikit perusahaan yang justru belum memahami dan tahu bagaimana untuk menyusun sekaligus manata laporan keuangan.

Padahal laporan keuangan itu memiliki peran yang sangat penting. Salah satunya adalah untuk memantau kelancaran sebuah usaha atau bisnis. Sehingga bagi Anda yang kini sedang menggeluti bisnis, ada baiknya mengetahui bagaimana untuk menyusun laporan tersebut.

Begini Cara untuk Menyusun Laporan Keuangan Supaya Tertata Lebih Rapi

Bagi sebuah perusahaan, maka laporan keuangan merupakan sesuatu yang sangat penting dan harus selalu diperhatikan. Bagaimana tidak, pasalnya laporan keuangan ternyata juga bisa menentukan keberlangsungan bisnis perusahaan itu sendiri.

Nah, laporan keuangan sendiri merupakan laporan yang memuat tentang informasi perusahaan dalam suatu periode akuntansi tertentu. Jadi laporan keuangan ini akan menggambarkan kinerja dari instansi pemerintah atau perusahaan itu sendiri.

Baca Juga: 2+ Cara Membuat Internet Banking Mandiri yang Mudah Dilakukan

Bahkan laporan keuangan ini juga sangat dibutuhkan sebagai urusan pajak, seperti halnya saat melaporkan Surat Pemberitahuan PPh. Sehingga perusahaan wajib sekali untuk menyusun laporan tersebut dengan benar. Lantas bagaimana caranya?

Menyiapkan Catatan Transaksi dan Memasukkan ke Buku Jurnal

Cara menyusun laporan keuangan untuk langkah yang pertama adalah dengan mencatat seluruh transaksi seperti pembelian. Sehingga dalam hal ini sangat diperlukan bukti transaksi dalam penyusunan laporan keuangan.

Sebab bukti transaksi ini merupakan dasar pencatatan dan bentuknya sendiri bisa berupa kwitansi, nota, faktur maupun struk dan lainnya. Nah, setelah Anda membuat jurnal, kemudian jangan lupa untuk memposting alias memasukkannya ke dalam buku jurnal besar.

Buka besar ini merupakan rincian dari setiap masing-masing akun yang sudah ada. Sementara itu untuk melakukannya juga tidak sulit, sebab Anda cukup memindahkan transaksi yang sudah tercatat ke jurnal secara rinci.

Buat Neraca Saldo dan Menyusun Jurnal Penyesuaian

Menyusun laporan keuangan untuk langkah berikutnya adalah dengan membuat neraca saldo. Jadi neraca saldo ini adalah daftar yang berisi rekening-rekening buku besar dengan kolom saldo kredit dan debit dalam kategori  aktiva dan pasiva.

Mungkin saja masih ada beberapa transaksi yang belum tercatat sehingga masih ada transaksi yang belum sesuai dengan kondisi perusahaan. Sehingga data-data seperti itulah yang kemudian akan langsung Anda masukkan ke dalam jurnal penyesuaian.

Pasalnya jurnal penyesuaian seperti ini bisa Anda buat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo-saldo perkiraan yang menyatakan kondisi sebenarnya. Selanjutnya jurnal tersebut juga memiliki peran penting untuk pengukuran performa perusahaan karena ini adalah data keuangan perusahaan.

Membuat Neraca Lajur dan Menyusunnya

Menyusun laporan keuangan tentu tidak akan pernah lupa untuk membuat neraca lajur. Sehingga untuk memudahkan Anda dalam proses menyusun laporan uang, maka Anda harus membuat neraca lajur terlebih dahulu.

Dalam neraca lajur seperti ini memuat data dari neraca saldo kemudian sesuaikan dengan data yang ada pada jurnal penyesuaian. Kemudian saldo yang sudah Anda sesuaikan akan terlihat pada kolom neraca saldo yang telah sesuai pada neraca dan laporan laba rugi.

Baca Juga: Cara Daftar Livin Mandiri di ATM secara Mudah dan Tepat!

Kemudian langkah selanjutnya adalah dengan membuatnya agar menjadi sesuai dengan alur dan urutannya. Tentunya laporan keuangan harus Anda buat secara rapi dan sesuai standar dengan cara memasukkan data-data dari neraca lajur.

Sementara itu informasi yang ada dalam laporan keuangan juga sangat penting. Karena hal ini bisa mencerminkan bagaimana kinerja suatu perusahaan dan berguna untuk mengambil keputusan.

Setelah Anda tahu bagaimana cara menyusun laporan keuangan, maka mulai sekarang Anda bisa menerapkannya dengan urut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.