Tanda Mobil Overheat Perlu Diketahui, Apakah Mobil Anda Salah Satunya!

Tanda Mobil Overheat
istockphoto.com
banner 120x600

Tanda mobil overheat ini jika tidak langsung diatasi maka akan menyebabkan kerusakan pada mesin atau komponen keseluruhan pada mobil itu sendiri. Overheat sendiri merupakan kondisi mesin mobil mencapai temperatur yang cukup tinggi sehingga menyebabkan masalah. Misalnya mobil mati secara tiba-tiba.

Biasanya overheating ini bisa terjadi ketika sebuah mobil melakukan perjalanan yang jauh. Sehingga akan menyebabkan mobil panas dan mati mendadak. Sebagian besar orang mungkin menganggap kondisi ini hal biasa saja. Namun jika dibiarkan terus-menerus tentu akan berakibat fatal pada mesin mobil Anda.

Baca Juga: Ganti Ban di Bengkel Ban Mobil, Jika Ban Mobil Anda Mengalami Hal ini!

Tanda Mobil Overheat
istockphoto.com

Inilah Tanda Mobil Overheat!

Cukup terdapat banyak tanda mobil overheat yang bisa terlihat jika masalah ini muncul. Masing-masing pertanda ini wajib Anda ketahui dan pahami agar mobil Anda tidak mengalami kondisi seperti ini. Mobil harus membutuhkan perawatan terutama pada mesin mobil secara teratur agar performa mobil tetap prima. Langsung saja berikut ini beberapa tanda mobil Anda memakai kondisi overheat.

Suhu Mesin di Atas Normal

Ciri atau tanda pertama mobil Anda overheat yakni suhu pada mesin di atas wajar normal. Jika umumnya atau indikator temperatur mesin berada di tengah. Maka mobil yang overheat jarumnya akan tiba-tiba naik ke atas normal. Hal inilah akan membuat tenaga mesin berkurang. Temperatur  menunjukkan jika suhu lebih tinggi jika Anda bandingkan dengan standar, bahkan bisa mencapai garis merah.

Kipas Radiator Mati

Salah satu fungsi dari kipas radiator adalah untuk menjaga air pendingin agar berada dalam suhu sesuai dengan suhu mesin ketika bekerja. Bukan hanya itu saja, fungsi kipas tersebut juga untuk mendinginkan suhu kondensor AC agar tetap dalam kondisi yang wajar.

Muncul Asap dan Uap di Kap Mobil

Tanda lain mobil Anda overheating yakni kemunculan asap atau uap dalam kap mobil. Jika tanda ini muncul, sebaiknya Anda segera berhenti di pinggir jalan untuk memastikan mesinnya. Kondisi seperti ini menandakan bahwa mesin mobil sudah mengalami panas yang terlalu berlebih.

Anda wajib menunggu sekitar 10-15 menit agar suhu panas turun. Jangan langsung membuka kap mesin maka bisa menimbulkan bahaya. Pastikan juga asap sudah semakin menipis belum mengecek kondisi mesin pada mobil.

Suara Gelembung di Reservoir

Ketika mesin mobil sudah mulai merasakan peningkatan panas tidak lazim, cairan pendingin bisa masuk ke wadah yang meluap. Sehingga akan menimbulkan suara seperti gelembung pada bagian mesin. Kejadian ini menunjukkan bahwa ada udara pada sistem pendingin sehingga bisa menyebabkan panas berlebihan.

AC Tidak Dingin

Fitur AC yang bekerja dengan baik pasti memberikan udara dingin dalam kabin mobil. Akan tetapi jika AC sudah tidak dingin, bahkan mengeluarkan angin saja yang terasa panas. Maka hal ini menjadi salah satu pertanda mobil mengalami overheat.

Pada bagian kendaraan dilengkapi dengan sistem safety load akan mendiskusikan ketika mesin mengalami overheating. Maka akan secara otomatis beban mesin kendaraan akan diputus ECU sehingga mesin bisa bekerja tanpa beban kshusnya pada sistem pendingin.

Baca Juga: Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Coolant Radiator Menetas

Tanda mobil overheat selanjutnya yakni coolant radiator pada mobil menetas. Maka dari itu Anda harus memperhatikan apakah ada genangan air pendingin pada wabah mobil. Jika terdapat tetesan, maka bisa jadi itu merupakan cairan pendingin yang mengalami kebocoran. Tanda ini bisa muncul ketika mulai peningkatan panas pada mesin tidak normal.

Tanda mobil overheat di atas harus Anda perhatikan dan cek selalu agar mobil terhindar dari masalah overheat ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *